SEKILAS TK SEMUT-SEMUT

Berolahraga pagi di halaman

 

KEUNIKAN DALAM SUASANA ALAMI 

TK Semut-Semut berdiri sejak tahun ajaran 2001 di sini.

Yang unik di TK Semut-Semut, adalah lingkungan belajar yang alami atau natural, berupa pepohonan dan halaman serta segala isinya, yang menyatu bersama fasilitas di jenjang PG dan SD.

Gedung TK Semut-Semut berada di sisi utara komplek sekolah Semut-Semut the Natural School. Berupa bangunan dua lantai, dengan halaman kolam pasir, serta halaman sekolah PG dan SD sebagai sarana tempat bermain bersama.

Gedung ini menjadi cikal bakal seluruh komplek sekolah yang ada saat ini. Setelah gedung TK, dalam perjalanan waktu terbangun gedung sekolah secara bertahap, melengkapi ruang PG, gedung SD dan beberapa sarana penunjang lainnya seperti Rumah Kayu (ruang musik dan assembly), Ruang komputer, dan Unit LSD.

Taman Kanak-kanak Semut-Semut  saat ini terdiri atas 2 jenjang, yakni TK A dan TK B.

TK A dengan 3 kelas, dan TK B dengan 4 kelas.

Tiap kelas dengan sekitar kurang lebih 15 anak, dibawahi 2 orang guru, plus guru bidang studi khusus seperti bidang agama, olahraga, musik, senirupa, dan seni tari.

Di tahun ajaran 2018-2019 yang baru saja berakhir, siswa Kelas TK-B lebih banyak dari TK A. Sebab, beberapa siswa tambahan baru bergabung di jenjang TK B, dengan alasan berencana melanjutkan ke SD Semut-Semut.

Tahun ajaran 2019-2019 ini, TK Semut-Semut dipimpin oleh Ibu Yunita.

Waktu belajar teman TK  adalah pk 08.00 s/d  pk 11.45,  Senin s/d Jum’at

 

 

PEMBELAJARAN

Tujuan pembelajaran utamanya untuk melatih kebiasaan positif, kemandirian, sopan santun, bersosialisasi dengan baik, dan tentunya mempersiapkan kesiapan belajar siswa untuk melanjutkan ke jenjang SD.

Pembiasaan mengenal angka, huruf, dan membaca, dilakukan secara menyenangkan melalui permainan dan kegiatan seru.

Pembelajaran disampaikan dengan bentuk kegiatan yang aktif dan menyenangkan. Sehinggga diharapkan siswa selalu  ingin masuk bersekolah, dan pulang dengan kegembiraan.  Fitrah anak adalah bermain, dan dalam bermain itu ia membangun pengalaman belajarnya.

Membuat karya, melatih motorik halus
Membaca buku
Kegiatan outdoor, mengenal satwa burung
Siswa TK Semut-Semut belajar mengenal satwa burung
Penutup kegiatan, dan refleksi

Pendidikan natural di TK Semut-Semut bercirikan pembelajaran aktif (active learning, dengan anak sebagai pusatnya), eksploratif (dengan anak banyak berkegiatan di dalam dan di luar ruangan), serta kegiatan melatih kemandirian, seperti dilakukan pada kunjungan (visit), outing ke berbagai tempat menarik, serta camping (berkemah) di sekolah.

 

KEGIATAN BERSAMA ORANGTUA

Peran orangtua dan keluarga sangatlah penting untuk mendorong optimalnya tumbuh-kembang anak.

Oleh karena, penting agar orangtua terlibat dalam setiap proses pembelajaran, melalui dorongan dan kerjasama saat menyelesaikan tantangan yang dikerjakan siswa di rumah.

Kerap sekolah memberikan tugas kepada siswa -yang biasa disebut tantangan- yang merupakan pekerjaan rumah untuk diselesaikan bersama anak dan kedua orangtua.

Di awal tahun ajaran, dilakukan pertemuan dengan para orangtua, yang antara lain berisikan simulasi metoda atau cara pembelajaran yang dilakukan di sekolah. Sehingga, para orangtua dapat selaras mengelola perkembangan anak di rumah seperti halnya siswa mendapat pembelajaran di sekolah.

Orangtua juga sering dihadirkan ke sekolah dalam program Parenting, Family Gathering, atau Family Day.

Kegiatan Family Day, dalam rangka Hari Pahlawan.

Bersama ayah bunda
Dongeng menumbuhkan imajinasi, kemampuan berbahasa, dan pembentukan sikap
Orangtua sebagai role model utama
Kebersamaan di antara para orangtua, membuat program pembelajaran menjadi lebih optimal

 

TIM GURU

Ini dia tim guru TK Semut-Semut, saat Family Gathering Hari Pahlawan 2018, dengan tema Keluargaku Pahlawanku.

Tim guru
Tim Guru TK Semut-Semut. Bu Yunita (baris belakang, ketiga dari kiri)

Guru yang mendidik dengan hati (by heart), mencurahkan perhatian penuh kesabaran dan kasih sayang, adalah kunci keberhasilan pembelajaran. Kerjasama yang baik di antara para guru, mendukung keberhasilan program.

 

TUMBUH KEMBANG NATURAL 

Di masa usia emas  di jenjang PG-TK,  proses tumbuh kembang siswa sangatlah menentukan dalam tahap perkembangan selanjutnya.

Natural atau fitrah anak pada periode TK adalah melakukan eksplorasi.  Mengeksplorasi dirinya, lingkungan terdekatnya, dan alam sekitar. Kesempatan tersebut harus terbuka luas, agar perkembangan kognitifnya optimal, disertai perkembangan kepribadian yang makin mandiri.

Karena itu, bermain yang bermakna sangatlah penting. Ketika bermain, anak melakukan proses eksplorasi secara menyenangkan, saat itulah dia melakukan proses pembelajaran.

Bermain itu sama dengan belajar

Bermain adalah belajar.  Dengan bermain anak dapat mengeksplorasi diri dan lingkungannya, serta memuaskan segala rasa ingin tahu.

Membebani anak dengan berbagai pencapaian kognitif  dengan cara yang tak ramah otak anak, akan memberi pengaruh kurang baik pada tumbuh kembangnya.

error: Semut Beriring
× Chat